Berzakatlah melalui LAZIBDA

Sesuai dengan Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor Per-33/PJ/2011 tentang Badan/Lembaga yang dibentuk atau disarankan oleh pemerintah yang ditetapkan sebagai penerima zakat atau sumbangan keagamaan yang sifatnya wajib yang dapat dikurangkan dari penghasilan bruto, maka Lazibda bekerjasama secara nasional untuk pelaksanaannya yang bersifat universal terhadap kegiatannya. 

Lazibda sendiri  merupakan lembaga amil zakat yang berada di bawah pembinaan Yayasan Pusat dan Pengembanngan Islam ( YPKPI ) Mesjid Raya Baiturrahman, LAZIBDA awalnya bermula dari adanya potensi zakat, infaq dan shadaqah ( ZIS ) pada jamaah mesjid raya baiturrahman yang belum tergarap secara maksimal. Berkaitan dengan hal tersebut maka didirikan LAZ Baiturrahman nama awal Lazibda sesuai SK Yayasan Masjid Baiturrahman.
Tanggal 23 Maret 2006/22 shafar 1427 H nomor 015SKEP/YMB/III/2006. Seiring dengan berjalannya waktu dengan semakin berkembangnya LAZ Baiturrahman maka namanya dirubah menjadi lAZIBDA pada 8 Agustus2010. 



Visi dari LAZIBDA adalah :

Terlaksananya pengelolaan zakat, infaq dan sadaqah yang efektit dan efesien sesuai dengan tuntutan agama islam. 

Sedangkan Misi dari LAZIBDA adalah :
  • Memberikan bimbingan dan dorongan kepada umat islam untuk melaksanakan kewajiban dalam menuanaikan zakat, infaq dan sadaqah. 
  • Membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan terwujudnya keadilan sosial.


Tujuan dari adanya Lazibda adalah :
  • Membantu mengatasi kesenjangan sosial ekonomi masyarakat sehingga terwujud hubungan masyarakat serta sejahtera materil dan spirituil.
  • Menjaga harkat dan martabat mustahik.
  • Mengentaskan kemiskinan 
  • Memberikan bantuan pada anak yatim piatu

Motto Lazibda 

ALYADUL'ULYA KHAIRUN MIN YADISSUFLA (AL HADIST)
" TANGAN YANG DIATAS LEBIH BAIK DARI TANGAN YANG DIBAWAH"

Sudah jelas adanya bahwa setiap manusia yang hidup di bumi Allah SWT sebaiknya menjadi seseorang yang selalu memberi daripada diberi. Karena kemuliaan seseorang akan selalu terlihat dari apa yang beliau selalu berikan terhadap yang membutuhkan. 



Budaya kerja yang selalu dilaksanakan oleh Lazibda adalah 
  • Lakukan program saat ini juga
  • Awali kerja dengan Basmallah
  • Zuhud gaya hidup kita
  • Ikhlas dalam bekerja
  • Semangat terus dijaga
  • Buang jauh-jauh suudzon
  • Akhiri kerja dengan Muhasabah dan Hamdalah



Lazibda itu sendiri memiliki beberapa sumber dana, sumber dananya berasal dari :
  1. Zakat, Infaq Shadaqah - Hak penuh pengurus Lazibda dalam kebijakan pengelolaan anggaran.
  2. Dana CSR (Corporate Sosial Responbility) dana bantuan sosial dari perusahaan - disesuaikan program Lazibda dan program dari perusahaan.
  3. Dana Program - Penawaran program-program khusus (beasiswa, maksum, waqaf,dll) kepada donatur dengan perjanjian jangka waktu tertentu. Memakai akad khusus. 
Pembagian Pentasyarufan Perolehan ZIS
  • 25% maksimal untuk operasinal diambil dari hak amil dan sabilillah, dengan ketentuan infaq dan shadaqah dengan ketentuan persenan mengalami penurunan seiring peningkatan perolehan sesuai kebijakan Pengurus terhadap perolehan setiap tahun.
  • 25% ekonomi (dalam bentuk bantuan modal)
  • 20% pendidikan (bea siswa, saran sekolah, bantuan mesjid)
  • 10% kesehatan ( baksos)
  • 5% kepemudaan
  • 5% musyafir orang terlamtar 
  • 10% cadangan (infaq dan shadaqah)


Untuk program ekonomi, kesehatan, pendidikan, kepemudaan (sabab), Pemberdayaan di Lazibda dilakukan integral 4 bidang di atas dalam satu area cluster pembinaan. Untuk masing-masing area 5 tahun atau sampai daerah tersebut terberdaya. 

Sisihkan sedikit hartamu, bersihkan dari riba dan selalu ingat bahwa "TANGAN YANG DIATAS LEBIH BAIK DARI TANGAN YANG DIBAWAH"

LAZIZ Baiturrahman

Phone   : 085100999774
Email   : lazis.baiturrahman01@gmail.com
Alamat : Jalan Mugas Dalam No 22
Facebook : Lazis Baiturrahman
Intagram/Tw : @lazibda


Novia