Internet Baik

Di era digital ini internet sangatlah dibutuhkan oleh berbagai kalangan. Baik itu orang tua ataupun anak-anak.  Hampir semuanya menggunakan internet.
Tema internet baik kali ini diberikan oleh mba2 cantik loh.. yaitu mba Dedew dan mba Ningrum.
 

Agak sulit rasanya saat ini terlepas oleh internet.  Karena pekerjaan sang ayah yang memang biasa melalui email,  pekerjaan ibu yang menulis diblog dan pasti memerlukan jaringan internet yang cepat serta terkadang pekerjaan rumah sang anak yang memang dituntut untuk mencari bahan di internet. 

Untuk pekerjaan anak sekolah dasar yang harus menggunakan internet,  saat ini adalah hal yang menjadi pro dan kontra.  Jujur saja saya sebagai orang tua yang belum siap melepas anak untuk menggunakan internet sebagai bahan pengerjaan tugas,  saya rasa lebih baik apabila anak diberi pekerjaan rumah berupa kertas selembaran dan mencari jawabannya lewat buku paket sekolah.  Hal itu lebih wajar dilakukan anak sekolah dasar dibandingkan harus menjadi jawaban soal diinternet.
  
Mungkin ada saatnya nanti sang anak akan siap dalam penggunaan internet.  Entah itu di masa SMP atau SMA,  itupun tetap harus dengan dampingan orang tua. 

Anak yang terlalu diberi kebebasan dalam penggunaan internet,  terkadang suka melakukan diluar hal yang wajar.  

Sebagai contoh dari tetangga sendiri,  anak dari tetanggaku yang memang diberi kebebasan dalam memegang handphone sendiri,  kalau dilihat dari umur yang kecil dan masih duduk dikelas 4 sd.  Menurutku belum wajar apabila diberi handphone sendiri dan dapat mengunduh apapun dari internet yang disediakan di handphonenya.  
Ceritanya disaat anak itu sedang bermain dirumah dengan anakku,  aku melihatnya sangat asik menonton di layar handphonenya,  ternyata yang ditonton bukanlah sesuatu yang wajar untuk anak seumurannya.  Aku kaget dan sedikit takut,  aku tidak mau kebiasaan buruk anak itu menular kepada anakku,  aku langsung menyuruhnya pulang dan tidak membolehkan lagi untuk main dengan anakku. 


Aku memang seorang ibu yang cukup memprotek anakku dalam penggunaan internet.  
Buatku protek anak bukanlah hal yang tidak kekinian.  Tetapi aku sangat khawatir karena begitu banyak penjahat internet yang merajalela. 
Tapi walaupun begitu ada saatnya anakku bisa menggunakan internet mungkin disaat libur wekend,  tetapi itu pun tetap dalam pengawasan ibu atau ayahnya. 


Jadi jangan takut dikatakan bukan "Ibu Jaman Now" oleh sekitar karena tidak mendukung internet buat anak.  Malahan buatku "ibu jaman now" adalah ibu yang bisa sepintar mungkin dalam memberikan fasilitas pada anaknya. 

Ibu pintar pasti akan bisa menggunakan internet dengan pintar juga,  bahkan mungkin dapat menghasilkan sesuatu yang sangat berarti dalam penggunaan internet pintarnya. 

Contok kecil yang dapat menghasilkan sesuatu berarti dengan internet pintar adalah,  dengan menulis blog kita bisa banget loh menghasilkan.  Saat ini sudah sangat banyak sekali yang melek terhadap blogger,  banyak perusahaan perusahaan besar yang memang melirik blogger dalam hal promosi sebuah produk.  


Biasanya kita para blogger diundang datang kesebuah event dari perusahaan tersebut,  kuta diajak mengikuti event itu dari awal hingga akhir dan kita diminta mengriview produknya dengan menggunakan bahasa blogger yang ternyata lebih mudah diterima serta diserap oleh masyarakat.  

Bahasa blogger yang ringan,  tidak baku sangatlah disukai masyarakat.  Sehingga apa yang kita sampaikan ditulisan kita,  masyarakat akan dengan sangat mudah mengerti pesan yang ada di tulisan tersebut.  

Dan dengan kita mengriview produk dari suatu klient nanti kita akan ada hak yang diperoleh.  Hak yang dimaksud bisa bermacam-macam bentuknya.  Dari materi berupa uang,  dan bisa juga berupa produk yang kita review itu sendiri dan bahkan bisa berupa hal lainnya sesuai kesepakatan antara kedua belah pihak.

Jadi internet pintar itu,  dapat sekali digunakan oleh kita saat ini.  
Ibu pintar pasti bisa menggunakan internet pintar. 


Novia


1 komentar:

  1. Betul,kak.
    Anak kecil perlu dibatasi waktu penggunaan internet, terutama yang bukan yang berhubungan dengan pelajaran sekolah.

    Kalo ngga dibatasi, takutnya jadi kebablasan main game, melupakan tanggung jawabnya sebagai seorang pelajar.

    BalasHapus

Silahkan tinggalkan komentar dan Selamat menikmati harimu...