Pringsewu Resto Kota Lama semarang

Sudah pernah dengar Resto Pringsewu?

Untuk masyarakat Jawa, bisa dipastikan pada tahu dengan Resto ini..
Resto Pringsewu yang selama ini selalu ada dijalur Pantura..
Awalnya  memang resto ini  dipersiapkan untuk para pengguna jalan raya yang akan beristirahat sambil menikmati makanan lezat dipinggiran jalan Pantura. Tapi kali ini Pringsewu Resto akan memberikan sensasi baru, yang mana restonya bertempat di Kota Lama Semarang.

Kenapa Kota Lama menjadi  pilihan? selain lokasi yang bagus untuk berbisnis, Pringsewu juga punya tujuan untuk melestarikan sejarah yang terdapat di sekitaran Kota Lama.
Seperti bangunan yang dipakai Pringsewu saat ini adalah sebuah bangunan tua yang tadinya dimiliki oleh sodagar Gula terbesar kedua di dunia yaitu Oie Tiong Ham.

Oei Tiong Ham dilahirkan pada 19 November 1866 di Semarang, Jawa Tengah sebagai anak kedua dari delapan orang anak di dalam keluarganya. Ayahnya, Oei Tjie Sien (黄志信, Huáng Zhìxìn) adalah seorang pengusaha totok yang berasal dari daerah Tong An di Fujian, Tiongkok; sedangkan ibunya adalah seorang Peranakan kelahiran Jawa dari keluarga menengah. Walaupun mapan, keluarga Oei bukanlah bagian dari kalangan Cabang Atas Peranakan, yang adalah elite tradisionil Tionghoa di Hindia Belanda.
Sebagai seorang Peranakan, ia fasih berbahasa Melayu, namun juga belajar di sebuah sekolah swasta Tionghoa.
Ayahanda Oei Tiong Ham berhasil meletakkan dasar bagi imperium perdagangan keluarga. Di Semarang ia membuka usaha dupa dan gambir. Pada 1863 ia mendirikan Kongsi Kian-gwan (建源公司, Jianyuan Gongsi) yang kemudian oleh Oei Tiong Ham menjadi Oei Tiong Ham Concern.
Oei Tiong Ham terutama adalah yang pertama mengekspor hasil bumi dan perdagangan opium. Pada peralihan abad memasuki abad ke-20, ia telah menjadi orang terkaya di Asia Tenggara. Usahanya mempunyai cabang-cabang di Bangkok, Kolkatta, Singapura, Hong Kong, Shanghai, London dan New York. Perusahaannya juga mempunyai properti dan sejumlah pabrik di Jawa, sebuah bank, broker di London dan armada kapal yang terdaftar di Singapura.
Keberhasilan Oei disebabkan oleh hubungannya yang baik dengan para penguasa kolonial Belanda. Selain itu ia pun adalah orang Tionghoa perantauan pertama yang mengenakan setelan pakaian barat.
Ia meninggal dunia secara mendadak pada 6 Juni 1924 karena serangan jantung, dan ia meninggalkan harta yang jumlahnya sekitar 200 juta Gulden Belanda.
Pada tahun 1961, pemerintah Indonesia menyita dan mengambil alih seluruh aset-aset Oei Tiong Ham Concern di Indonesia dan pada tahun 1964 dibentuk BUMN PT Rajawali Nusantara Indonesia untuk mengelola aset-aset tersebut. (sumber-wikipedia)

Saat ini beberapa bangunan yang sudah didalam naungan PT. Rajawali Nusantara Indonesia disewakan kepada swasta untuk dijadikan tempat usaha yang dapat menunjang kelestarian sejarah Kota Lama Semarang.


Seperti halnya Pringsewu Resto Kota Lama yang menempati salah satu gedung bersejarah di semarang. Selain sebagai tempat bisnis restorant, pringsewu juga selalu mengajak pengunjung untuk lebih mengenal sejarah dari Kota Lama. 


Untuk menu yang ditawarkan oleh Pringsewu sangat beragam. Dari Ikan, Udang, Ayam dan berbagai menu pendamping lainnya.. 


Beruntungnya saat kami para blogger diundang untuk mencicipi beberapa menu spesial di Pringsewu, kami disajikan macam-macam menu ikan Gurame, Udang saus Padang, Udang saus mangga dan nasi Bandhem. 


Dari tampilan masakan yang disajikan saja sudah sangat menggugah selera, ditambah rasa yang sangat lezat membuat kami tidak sabar untuk mencicipinya.. 


Acara Silaturahmi bareng Blogger dengan Pringsewu Kota Lama diawali oleh pembukaan dari internal resto yaitu  Bp. Aryanto Wahyu selaku Direktur Marketing, Bp. Rosyad Khan selaku Direktur Marketing, Bp. Sunarto selaku Manager dan Bp. Andi Bram selaku Manager Pringsewu. 


Pringsewu juga memberikan beberapa paket makan selama bulan Ramadhan yang dinamakan "Paket Buka Puasa" dan "Paket Swalayan".
Alamat lengkap Pringsewu ada di Jl. Suari no 10-12 Kota Lama-Semarang. Tlp 0813 9260 8822.


Restonya Pringsewu sangat luas dan besar, jadi cocok apabila kita mau mengadakan buka bersama dengan keluarga besar atau dengan teman-teman. 
Tunggu apalagi.. yuk book tempatnya, kita buka bersama di Pringsewu Kota Lama. 


Love 
Novia




25 komentar:

  1. Jadi bagus ya bangunannya. Makanannya juga lebih premium kayaknya. Nyobain karedoknya kagak? Mayan enak juga tuh

    BalasHapus
    Balasan
    1. nggak nyobain mba.. next kalau kesana lagi nyobain ahhh

      Hapus
  2. Salah baca ini pas siang hari, jadi pengen bukber kesono. Masakan yang aku cicipi enak semua, hahahaa

    BalasHapus
    Balasan
    1. hhahaha bener banget.. menggod ya mba bikin kepingin buru-buru buka puasa

      Hapus
  3. Siang-siang baca ini bawaanya jadi laperrrrr,,,itu udangnya montok2 plus sambalnya berlimpah banget.

    BalasHapus
  4. Aku familiar banget sama Pring Sewu, tapi belum ada kesempatan buat kesana. Doain yah mbak, biar bisa meliput ke sana.

    BalasHapus
  5. Duh baca makanan jam makan siang, hhuhuh jadi pengen buka puasa di pringsewu, tapi di Bandung gak ada

    BalasHapus
  6. Aku jarang banget ke Semarang, kalo ke sana pasti makan nya lumpia 😆 kalau ke sana aku mau mampir nyobain gurame dan udang saus padang (bahaya nih bacanya masih siang bolong huhu)

    BalasHapus
  7. Ini cabangnya banyak kan ya. Lebaran terakhir 2015 masih ada ibu selalu mampir kalau pulkam. Penuh tempat ini.

    BalasHapus
  8. Untung foto-foto makanan lezate cilik-cilik.
    Tertahan dah banjir ngecesnya.

    Spot buat keluarga yang asyik ini.
    Plus, sudah kenyang, bisa eksplor sudut-sudut Kota Lama dulu.

    BalasHapus
  9. Bagus sekali kalau pringsewu bikin cabang di tempat yang historical seperti di kota lama ya, jadi branding imejnya semakin baik ya...

    BalasHapus
  10. Wag, selaku pemasok seafood, harusnya kemarin ikut ya mbak, di acara itu. Minimal tahu aneka olahan makanan laut. Daripada bingung, digoreng lagi,digoreng lagi.

    BalasHapus
  11. ngiler udang saus padang, duh bacanya di tengah waktu2 rawan menjelang berbuka.. haha. sungguh sejarah prjuangan usaha kuliner yg inspiratif

    BalasHapus
  12. Masakannya medok2 ya bumbunya. Pasti lezat dan gurih. Kuliner memang tidak akan ada matinya. Cocok bisnis di bidang ini apalagi punya menu andalan

    BalasHapus
  13. Ikan Gurame, Udang saus Padang, Udang saus mangga, kesukaan saya semua ini. Kalau suatu hari ke Semarang semoga bisa mampir ke Pringsewu Resto. Terima kasih referensinya mbak :)

    BalasHapus
  14. Waa.. Udang saus mangganya pasti enak ya..

    BalasHapus
  15. Saya kok tertarik sama sejarah bangunannya hehe. Di SUrabaya dulu ada bekas RS yang dijadikan resto jdnya agak horor. KAlau yg ini kyknya eksotis gtu yaaaa, makan di sanaa siang2 sambil mbayangin ada di era itu :D
    TFS

    BalasHapus
  16. Di Solo juga ada Pring Sewu. Saya suka juga berbagai menu yang disajikan. enak-enak karena bumbunya terasa pas disetiap masakan. Selain itu kalau di solo ada area outdoor seperti play ground yang luas

    BalasHapus
  17. Iyaa langganan niih kalo menyusuri Pantura hihi..seneng banget kalo tempatnya di kota lama, bangunan bersejarah, jadi terawat bangunannya ya..

    BalasHapus
  18. Wah...menu enak dan tempat keren...jadi penasaran nih..

    BalasHapus
  19. Ngileeeerr liat foto-foto makanannya.. bukber ke Sana lagi yuk mbak :)

    BalasHapus
  20. Tempatnya juga unik dan antik ya. Jadi bisa banyak selfie, hihihi

    BalasHapus
  21. jadi lapeeer, bukber di sana yuuuuk hehehe

    BalasHapus
  22. Tiap kali mudik ke solo, sepanjang jalan pasti nemu iklan resto pringsewu ini.banyak bgt lokasinya yaaa.. Tp 1pun aku blm coba, krn jujurnya mama mertua prnh ada pengalaman ga enak di salah satu cabangnya. Tapi ngeliat tampilan makanan di atas, serius sih aku jd pgn mampir ke restonya. Kliatan enak banget. :). Kalo mudik lg, sepertinya aku hrs bujukin suami utk mampir ke sana :)

    BalasHapus
  23. Nggak kebayang ini Oei Tiong Ham bangunannya buanyaakkk bangetttt dan sampe sekarang masih cakep-cakep. Asiknya sekarang bangunan-bangunan cakep itu udah berubah bentuk jadi resto, cafe, termasuk Pringsewu ini yaa. Jadi bisa ikut menikmati.

    BalasHapus

Silahkan tinggalkan komentar dan Selamat menikmati harimu...