Papua Negeri Impian Wisatawan

Sebagai orang yang pernah tinggal di Papua, saya sangat bangga dan ingin kembali lagi kesana. Papua sangat pantas untuk dirindukan dan dijadikan destinasi wisata bersama keluarga. Negerinya yang dijuluki Negeri diatas awan dan tanahnya yang hijau membuat kita selalu kangen dengan keindahannya. 

Setiap pagi lukisan yang disuguhkan oleh alam Papua adalah Hutan Papua yang cantik, langit biru dan suara burung yang berkicau. Banyak jenis burung-burung berterbangan yang sangat jarang kita temui dimana-mana selain di Papua, seperti burung Elang kepala putih, burung Gagak hitam, burung-burung hutan lainnya yang sangat cantik. Dan juga di Papua sering ada pemandangan pelangi dua, pelangi yang biasa kita lihat selalu satu buah, tetapi di Papua pelangi itu bisa berdampingaan langsung dua buah. Sungguh indahnya pemandangan Papua.

Pemandangan hijau di hutan Kuala Kencana


Papua itu negeri yang cantik, Dikabupaten Mimika tepatnya di Timika Papua ada sebuah kota yang berada didalam kota yaitu Kuala Kencana, kebetulan dahulu aku dan keluarga tinggal disana dan kami benar-benar disuguhi pemandangan hijau didalam kota tersebut. Seperti hutan rimba yang disulap menjadi perumahan, tapi tidak meninggalkan kesan alamnya yaitu Kuala Kencana. Mulai dari hutan lindung yang ditempati banyak binatang cantik, dan pohon-pohon besar yang hasil buahnya bisa kita nikmati. 

Walaupun aku bertahun-tahun tinggal di Papua, rasanya masih kurang dan ingin sekali kembali kesana. Masih banyak destinasi wisata yang ingin aku eksplore apabila ada kesempatan kembali ke Papua. Diantaranya adalah :


  • Banti
Banti merupakan sebuah kelurahan yang ditempati oleh beberapa suku asli Papua. Disana kita bisa mendapatkan pengetahuan tentang suku asli Papua mulai dari kerajinan tangan yang biasa mereka buat seperti "noken", mencicipi kuliner asli Papua yaitu Papeda, dan adat Papua lainnya yang mungkin akan sulit kita temui di tempat lain di Papua. 


Tembagapura


  • Grasberg
Grashberg adalah Tambang Open Pit yang terletak di Tembagapura. Untuk menuju kesana kita harus menggunakan beberapa alat transportasi seperti helicopter, bus anti peluru dan cable car. Memang tidak semua orang bisa menuju Grasberg, karena itu diperuntukan hanya kepada karyawan, tetapi apabila kita bisa mendapatkan akses menuju kesana, pasti akan sangat berkesan dan tidak mungkin bisa dilupakan. Saya pribadi sudah pernah menuju Grasberg, tapi belum sampai bawah tambangnya, jadi masih sangat penasaran untuk kembali kesana lagi.


Pemandangan dari atas Chopper menuju Tembagapura


Bus Anti Peluru

Suhu di Tembagapura sangat dingin dan terkadang bisa mencapai 10'c. Jadi kita harus menyiapkan alat tempur yang baik alias jaket tebal apabila mau berkunjung kesana. 

Tembagapura


  • Puncak Cartenz
Saya pribadi pernah diajak untuk mendaki Puncak Cartenz, tapi saat itu belum ada keberanian untuk mencobanya. Karena untuk menuju kesana kita harus latihan fisik selama min 3 bulan dan memiliki persiapan yang lengkap seperti peralatan mendaki dan lainnya. 



  • Perbatasan Papua Nugini
Perjalanan menuju perbatasan Papua Nugini bisa diakses melalui darat dari Jayapura. Jarak tempuh kira-kira sekitar 1,5 jam. Untuk menuju perbatasan, banyak yang bisa kita eksplore dari alamnya selama perjalanan. Alam yang hijau tetap jadi andalan alam Papua. Begitu sesampai diperbatasan kita akan disuguhkan oleh gerbang besar dan pengawasan yang ketat oleh aparat setempat. Mungkin disana kita hanya merasakan momet yang berbeda saja, tetapi jujur saya sangat penasaran dengan tempat itu. InsyaAllah next saya akan kesana. 



  • Sentani
Danau Sentani yang berlokasi di Jayapura juga merupakan tempat wisata yang pasti ingin kita kunjungi apabila berada di Papua. Danau Sentani terkenal dengan hasil ikan mujairnya yang sangat sedap untuk dinikmati. Ikan Mujair bakar dengan campuran sambal jahe khas Sentani sangat nikmat untuk disuguhkan kepada wisatawan. Danaunya juga indah dan dikelilingi oleh pemandangan yang hijau. 


Sebenarnya masih banyak tempat wisata hijau yang bisa dikunjungi di Papua. Dan saat ini ada organisasi nirlaba yang concern terhadap kondisi hutan-hutan di Indonesia yaitu Econusa

Yayasan Econusa merupakan organisasi nirlaba yang bertujuan untuk mengangkat pengelola sumber daya alam yang berkeadilan dan berkelanjutan di Indonesia dengan memberi penguatan terhadap inisiatif lokal. Tujuan Econusa untuk memaksimalkan praktik terbaik dalam hal perlindungan lingkungan. 

Papua punya cerita tersendiri olehku, Papua akan selalu memanggilku untuk kembali kesana dan mengeksplor lebih banyak tentang alam serta budayanya. I love Papua Negeri diatas awan. 

Pantai di Jayapura 


Love
Novia











21 komentar:

  1. Mba NOv senang sekali udah berkunjung ke Papua yo, bikin envy duh
    semoga aku juga bisa berkunjung ke tempat-tempat papua yang kamu datangi
    Itu bus anti peluru keren banget si, berarti mental ya kalo ada yang nembak?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga secepatnya bisa ke Papua ya Nyi.. bisa ekplore keindahan disana.. keren banget.. Iya itu bis anti peluru, kalau ada yg nembak gak bakal tembus kedalam.

      Hapus
  2. wah keren mba nov sy juga dlu pernah tinggal di papua tapi di Biak, dn belum pernah ke daerah Timika. Tanah Papua memang sangat indah pemandangannya. jadi kangen deh

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah aku malah belum pernah ke Biak mba.. pingin banget kesana. semoga lain kali bisa ke Papua lagi akunya

      Hapus
  3. cekap banget ini Mak, aku malah belum pernah blas ke papua, semoga ya suatu saat nanti bisa aamiin

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin mak..semoga bisa jalan2 banyak sikecil kesana yaa. bisa puas main dihutan Papua

      Hapus
  4. Diantara nama-nama di atas saya paling sering mendengar nama Sentani, mbak. Dan satu lagi Raja Ampat. Ehh, Raja Ampat tuh di Papua bukan sih, hehe malah tanya.

    Dan penasaran alias kepo, kenapa harus pakai bus anti peluru mbak? Apakah untuk menghindari serangan separatis?

    Sungguh pengalaman yang sangat berharga bisa sampai di Papua dan mengeksplor keindahan alam di sana :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sentani itu letaknya di Jayapura mba.. kalau Raja Ampat masih agak kesanaan dari Biak.

      Iya itu untuk menghindari orang-orang yang berniat jahat. tapi insyaAllah akan aman-aman saja disana..Aamiin

      Hapus
  5. udah pernah dengar banyak tentang papua sayangnya belum pernah menjejakkan kaki di indahnya papua

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga bisa kesana ya mbaa.. InsyaAllah

      Hapus
  6. Waah..Papua.. Sudah lama mendengar keindahannya, tapi blm sekalipun menikmatinya secara langsung. Semoga suatu saat bisa ke sana juga. Aamiin..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin semoga dimudahkan untuk pergi ke sana ya mba

      Hapus
  7. Alhamdulillah ya mbak.. Punya pengalaman berharga bisa ke Papua. Wisatanya beda banget ya. Alami dan indah banget

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mba benar-benar seperti Negeri Diatas Awan.. sangat indah Papua itu

      Hapus
  8. Aku juga kangen Papua Nov, pengen lihat lagi pemandangan laut yang amazing dari atas bukit yang rimbun, ahhh semoga ada rezeki ke Papua dan Payakumbuh aamiin, sehat selalu viiii

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin Aamiin.. ajak-ajak aku ya mba kalau balik ke Papua

      Hapus
  9. Waahh udah pernah tinggal di Papua ya. Alhamdulillah pernah merasakan tinggal di negeri di atas awan begini. kalau untuk orang Jawa kayaknya kok jauuuhh banget gitu ya. Padahal ya pengin juga bisa ke sana dan menikmati keindahan alam Papua.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Deket kok mba.. cuma 6 Jam perjalanan.. tapi lewat udara..hhihihi

      Hapus
  10. dear entah kenapa kok atiku berdenyut denyut ya kalau dengar atau baca tentang Papua. ada doa di sini suatu saat semoga bisa berkunjung ke sana.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin.. insyaAllah didengar dan dikabulkan doanya untuk menginjakkan kaki di Papua

      Hapus
  11. Aku penasaran dengan pantai di Papua. Kata saudaraku yang pernah di sana pantai di Papua itu pantai paling indah di Indonesia

    BalasHapus

Silahkan tinggalkan komentar dan Selamat menikmati harimu...