Mencegah Bullying Pada Anak

Banyak kasus yang ditemukan saat ini,terutama terjadi dilingkungan pendidikan. Kasus yang selalu terulang di berbagai daerah yaitu Bullying. 
Terkadang hal sepele bisa membuat anak kita menjadi target buli dari teman-teman di sekolah. 

pic by google
Contoh kasus yang memang pernah dialami sendiri oleh anak-anakku. 

Karena kebiasaan kami dahulu yang selalu pindah-pindah domisili, membuat anak-anak harus selalu pindah sekolah. Yang mana setiap pindah ke sekolah baru pasti akan ada hal baru yang disesuaikan, terutama bergaul dengan teman-teman barunya. Tetapi karena anak-anak yang apabila baru mulai berteman, biasanya mereka lebih banyak diam daripada berinteraksi. Disitulah yang membuat anak-anakku menjadi target bullying oleh teman-teman disekolahnya. Diam itu tidak selalu berarti baik. Diam itu terkadang bisa membawa keburukan bagi anak-anak, yaitu target bullying. 

Biasanya anak-anak disaat pulang sekolah selalu cerita apa yang mereka lakukan selama berada disekolah. Tapi saat itu berbeda. Begitu sampai dirumah anakku menangis dan tidak mau cerita kenapa sebab dia nangis? 

Aku sebagai ibu cukup panik dan mencari tahu apa penyebabnya. Dengan segala bujukan dan rayuan Ibu, akhirnya anakku cerita kalau dia selalu diisengin oleh teman sekelasnya. Suka dipukul, dijewer dan terkadang diejek secara verbal atau bisa disebut verbal bullying Beberapa kali anakku menceritakan kelakuan teman sekelasnya kepada wali kelas, tapi wali kelas hanya menegur dan menasehati teman yang membuli anakku. Sayangnya disaat itu juga wali kelas menasehati anakku dan mengatakan, jangan selalu lapor ke ibu dirumah apa  saja yang telah dilakukan selama disekolah. 

pic by google
Karena anakku sudah mulai jenuh dengan kelakuan teman sekelasnya yang selalu dilakukan setiap hari, akhirnya anakku tidak mau pergi sekolah. Dia mulai menolak apabila ibu mengajaknya kesekolah. Kadang anakku mengarang dia sakit atau capek supaya ibu tidak memaksanya kesekolah. 

Perasaan ibu tidak bisa dibohongi, ibu yakin ada sesuatu yang membuat anaknya malas untuk kesekolah. Ternyata benar, karena bullying dari temannya lah yang membuat anakku enggan kesekolah. 
Ibu tidak bisa diam untuk hal satu ini, ibu terpaksa telepon wali kelas dan mengatakan hal yang selalu dilakukan teman sekelas anakku hinggan anakku enggan kesekolah. Ibu juga bilang kalau akan melaporkan kepada kepala sekolah tentang bullying ini. 

Mungkin wali kelas cukup kaget hingga akhirnya membujuk ibu untuk menahan niatnya yang akan melapor kepada kepala sekolah. Dengan segala cara wali kelas sendiri yang akan melaporkan kepada pihak sekolah untuk menindak lanjuti masalah bullying ini. 

Alhamdulillah penangan masalah bullying teman sekelas anakku bisa diatasi dengan melapor kepada sekolah. Tetapi ternyata kasus ini tidak selesai sampai disitu. 
Anakku tetap menjadi target bulli dari temannya. 

Disinal peran orang tua dibutuhkan, aku sebagai ibu berusaha untuk memberikan pertahanan kepada anakku.. Aku mengikutinya latihan bela diri untuk menjaga dirinya sendiri. Aku merasa, dengan adanya bekal bela diri pada anak-anak kita membuat anak menjadi lebih percaya diri dan bisa melindungi dirinya sendiri. 

Dan ternyata benar, secara otomatis disaat anakku punya bekal ilmu bela diri, dia merasa lebih percaya diri untuk melindungi dirinya dan bahkan sekarang menjadi peindung untuk teman-temannya. 

Ya kepercayaan diri dan ilmu bela diri adalah cara yang ibu berikan agar anak-anak dapat mencegah bullying pada dirinya. 

pic by google

Alhamdulillah anak-anakku sekarang sudah tidak pernah lagi menjadi target bullying dari temannya, anakku merasa bahwa dengan keberanian yang mereka miliki, bisa membuatnya menjadi lebih berani melawan yang tidak baik. 

Bullying itu bisa dicegah dan bisa diatasi. Tinggal bagaimana kita sebagai orang tua dalam menyikapinya. Sayangi dan rangkul anak-anak kita, bekali mereka dengan ilmu. InsyaAllah anak-anak kita akan selalu dilindungi oleh Allah SWT.

Love 
Novia





1 komentar:

  1. Setuju mbak, bullying harus dilawan. Bisa dengan melapor ke guru atau orangtua, bisa juga dengan belajar ilmu beladiri supaya rasa percaya diri anak meningkat.

    Peran orangtua sangat penting untuk mengajarkan anak aktif di sekolah atau di lingkungannya, sehingga tidak jadi target bullying :)

    BalasHapus

Silahkan tinggalkan komentar dan Selamat menikmati harimu...