Uneg2 Belajar dari Rumah




Semenjak masa pandemik covid-19 seluruh siswa diberlakukan sekolah dan belajar dirumah. Jujur sebagai orang tua saya sedikit keberatan untuk memantau anak dalam proses belajar mengajar dirumah.  Bukannya keberatan dalam mengajarkan anak belajar, tetapi memantau ketiga anak secara bersamaan dan dengan tingkat kelas yang berbeda membuat saya harus putar otak dalam mengajarkan mereka. 

Setiap hari saya harus membuat jadwal kegiatan dan pelajaran mereka dalam satu hari dan menyusun strategi agar ketiganya tetap dapat belajar dengan baik. 

Walaupun sedikit berat menjalankan tugas yang double bahkan triple yaitu sebagai ibu rumah tangga yang harus berkutat dengan segala kegiatan rumah, menjadi guru kreatif untuk ketiga anak saya, dan bekerja dikantor. Semuanya harus dilakukukan dalam waktu yang bersamaan.. 

Untuk mengatasinya saya ada tips yang biasa dilakukan dirumah. Tips nya adalah 

  • Siapkan jadwal belajar dari anak pertama sampai anak ketiga, biasanya jadwal anak-anak disamakan agar tidak memakan waktu yang cukup panjang dalam proses belajar mengajar
  • Siapkan tempat yang nyaman untuk anak-anak selama mengerjakan tugas. Saya dan suami menyulap satu kamar khusus untuk ruang belajar. Setiap meja anak dilengkapi dengan buku, alat tulis mereka, laptop sebagai alat penunjang melihat soal daring. 

  • Membuat dan menyajikan cemilan sehat untuk anak selama proses belajar daring. 

  • Selain cemilan, saya juga menyajikan minuman segar seperti susu dingin atau jus agar anak semangat belajar.

  • Menyetel musik instrument agar anak lebih relax selama proses belajar mengajar. 
  • Berikan mereka waktu istirahat ditengah-tengah proses belajar mengajar daring, agar anak-anak tidak jenuh mengerjakan tugas yang cukup banyak. 


Belajar daring dirumah itu tidaklah mudah, anak-anak sering merasa bosan dan terbebani karena hanya mendapatkan tugas tanpa ada proses guru mengajar didepan kelas dan mereka juga tidak berinteraksi dengan teman-teman sekelasnya sehingga hiburan untuk anak-anak sangatlah sedikit. 

Sebagai ibu juga saya cukup menyesali keadaan belajar daring. Karena memang tidak ada persiapan mengajar anak 3 kelas sekaligus secara bersamaan, tidak memiliki waktu khusus dalam proses belajar mengajar, tidak cukup sabar menghadapi anak-anak yang terkadang banyak mau nya, dan tidak cekatan dalam mengajarkan anak bahkan tidak begitu menguasai soal dan jawabannya. 

Khusus untuk sekolah anak-anak saya, saya pribadi sudah menyarankan ke wali kelas untuk diadakan proses belajar daring via google meet atau zoom. Tapi ternyata usulan saya tidak dilaksanakan oleh pihak sekolah dengan alasan masih sulitnya sinyal disebahagian wilayah tempat tinggal murid. Dan juga terkadang masih ada orang tua yang belum mengerti dalam proses daring. Jadi guru sekolah merasa sedikit keberatan untuk melaksanakan google meet. 

Sebenarnya apabila orang tua murid diberikan sosialisasi yang cukup, mungkin proses belajar mengajar secara langsung via daring bisa dilakukan dengan benar. Tinggal diberikan jadwal kepada anak-anak dan orang tua mengawasi. Itu semua bisa dilakukan apabila ada kerjasama yang baik antara pihak sekolah dengan orang tua murid. 

Tapi sampai saat ini proses belajar dari sekolah anak-anakku hanya melalui pesan whatsapp yang mana guru memberikan tugas yang bisa dilihat dalam buku paket sekolah dan dikerjakan langsung di buku tersebut atau buku tulis, terkadang tugas juga dikerjakan di google form.

Saya berharap belajar dari rumah ini tidak berlangsung lama, belajar via dunia maya ini tidaklah menyenangkan dan semoga pandemik cepat berlalu serta anak-anak bisa sekolah normal seperti biasanya. Sekolah normal sangat dinantikan selain oleh ibu juga oleh anak-anak yang sudah kangen dengan teman-teman sekolah. 


Love

Novia  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar dan Selamat menikmati harimu...