Pandemik covid sangat mengganggu kita untuk ber aktifitas, salah satunya  yang sangat terganggu adalah proses belajar mengajar anak sekolah. 


Cemilan anak-anak disaat belajar dirumah


Sudah hampir satu tahun anak-anak belajar dirumah secara online. Sebagai orang tua memang sangat direpotkan dengan adanya belajar online dirumah karena secara otomatis anak-anak harus menggunakan gadget untuk proses belajar mengajarnya. 



Tapi salah satu keuntungannya adalah ibu juga akan semakin banyak belajar parenting di proses belajar mengajar dalam masa pandemik covid-19. 


Jujur sebagai ibu, saya sangat membataskan anak dalam pemakaian gadget dirumah. Biasanya anak-anak hanya diperbolehkan hari Sabtu dan Minggu untuk memegang gadgetnya, itupun hanya untuk bermain game selama maksimal dua jam dalam satu hari. Tapi dengan adanya belajar online saat ini membuat anak-anak harus menggunakan gadgetnya setiap hari. 



Saya pribadi sudah pernah sharing dengan pihak sekolah untuk mengambil keputusan lain dalam proses belajar mengajar selama pandemik covid-19. Alhamdulillah kami antara pihak sekolah dan orang tua murid mendapatkan titik temu. 


Kami sepakat dari bulan Oktober anak-anak melakukan proses belajar mengajar di sekolah dengan segala macam ketentuan dan peraturan yang wajib di patuhi. 


Kesepakatan kami antara orang tua murid dan sekolah adalah 

- Proses belajar mengajar anak dibagi dengan beberapa sesi, ada yang masuk jam 8 pagi dan 12 siang. 

- Dalam satu minggu anak-anak hanya diperbolehkan datang ke sekolah 3 kali sesuai dengan jadwalnya, hal tersebut dilakukan agar dapat membagi kelas secara rata dan setiap kelas hanya diperbolehkan maksimal 10 anak. 

- Anak-anak berangkat ke sekolah dan selama jam pelajaran berlangsung diwajibkan menggunakan masker dan face shield

- Setia kelas di depannya disediakan tempat cuci tangan yang tanpa harus menyentuh. 

- Anak-anak hanya boleh dijemput didepan gerbang sekolah dengan antrian yang menjalankan protokol yaitu tetap jaga jarak. 

- Tidak diperbolehkan anak-anak menunggu terlalu lama di sekolah, hal tersebut menghindari anak-anak bertemu dengan temannya terlalu banyak dan sering. 

- Anak-anak diwajibkan untuk membawa minum dan bekal makanan sendiri. 


Hal-hal diatas sangat diperhatikan oleh pihak sekolah dan orang tua agar bisa terlaksananya proses belajar dan mengajar secara nyaman dan tetap bisa berlangsung selamanya sampai batas waktu yang tidak bisa ditentukan. 


Alhamdulillah proses belajar mengajar seperti itu cukup efektif untuk anak-anak mengulang kembali pelajaran yang sebelumnya sudah mereka pelajari secara online. Dan mereka juga senang menjalankannya walaupun dengan segala keterbatasan yang ada. Selama masih bertemu dengan teman-temannya, anak-anak pasti akan senang belajar di sekolah.


Setelah melewati tahap semester awal kemarin, rencananya awal tahun ini akan diadakan proses belajar mengajar yang lebih sering di sekolah. 

Di wilayah kami bisa melaksanakan pertemuan tatap muka karena memang disini alhamdulillah sudah zona hijau dan belum ada penambahan kasus covid. Kami sebagai orang tua berharap tidak ada lagi ditemukan kasus covid di daerah kami dan sistem belajar mengajar bisa berlangsung dengan normal seperti biasanya. 


Rasa khawatir sebagai orang tua pasti ada karena anak-anak akan bertemu dengan orang lain diluar keluarga inti, tapi semoga kekhawatiran itu tidak membuat daya imun kita sekeluarga menurun dan terhindar dari bibit penyakit. 


Tetap pakai masker, jaga jarak, rajin mencuci tangan dan selalu hindari keramaian. 

Makan makanan sehat, konsumsi vitamin yang cukup dan juga asupan yang bisa membuat daya imun kita tetap baik agar terhindar dari berbagai macam bibit penyakit. 


love

Novia





Belum lama ini kami para Mom Blogger mengikuti event online bersama Buumi Playscape via live Instagram, yang mana saat itu di bawakan oleh host Mbak Natasha Guna selaku co-founder Buumi Playscape sekaligus mom influential figure dan serunya pembicara atau nara sumber yang diudang adalah seorang dokter anak dan konsultan gastroenterologi yaitu DR. Dr. Ariani Dewi Widodo, Sp.A(K).



Dr. Ariani sangat menjelaskan bagaimana proses perkembangan anak yang dimulai dari baru baru lahir sampai menuju 1000 hari pertama kehidupannya. 


Menurut Dr. Ariani Pada masa inilah anak-anak akan sangat membutuhkan nutrisi penting dalam tubuhnya karena perkembangan dan pembentukan otak serta organ penting lainnya sedang menuju pembentukan awal yang maksimal. Oleh karena itu pemenuhan nutrisi berperan penting untuk pertumbuhan optimal fisik dan kognitif. 


Tapi kita sebagai ibu harus waspada karena dimasa ini anak-anak bayi dan balita akan sangat rentan terkena gangguan pencernaan. 

Sistem pencernaan yang belum maksimal terbentuk, dapat menyebabkan bakteri berkembang dan menyebabkan anak terinfeksi sehingga dapat menghambat penyerapan nutrisi yang maksimal dan menyebabkan mengganggu perkembangan anak dan proses pembelajaran anak di masanya. 


Sebenarnya asupan anak terbaik saat bayi adalah ASI (Air Susu Ibu) yang maksimal selama 2 tahun awal kehidupannya dan baru dilanjutkan dengan bantuan susu formula. Tapi apabila memang kebutuhan anak yang mengharuskan konsumsi susu formula dari awal kelahiran, itu tidak masalah selama dalam pengawasan, aman bagi anak dan sebelumnya konsultasi terlebih dahulu dengan ahlinya atau dokter anak. 


Dalam pemilihan susu formula kita sebagai ibu harus selektif, pada umumnya produk susu yang sering dikonsumsi anak dianggap minuman padat nutrisi yang mengandung protein, kalsium dan nutrisi penting lainnya seperti magnesium, kalium, fosfor, seng, dan vitamin B. 

Susu sapi juga merupakan salah satu sumber kalsium yang paling banyak dikonsumsi anak untuk membantu proses tumbuh kembangnya. 


Hampir keseluruhan susu formula terlihat sama dalam kandungannya, namun susu formula ternyata memiliki kandungan protein yang berbeda-beda. 

Protein susu terdiri dari 2 jenis yaitu Whey dan Casein. 


Didalam susu, whey protein biasanya terdapat sebanyak 20% yang mana itu terdapat di bagian cair pada susu. 

Whey juga dikenal lebih anabolik artinya protein yang lebih berfungsi untuk perkembangan otot. Hal ini terjadi dikarenakan whey protein mempunyai kemampuan mendukung lonjakan kadar asam amino dalam darah yang diperlukan untuk memulai sintesis protein dalam otot.


Sedangkan Casein adalah merupakan kelompok protein terbesar dalam susu yang membentuk sekitar 80% dari total kandungan protein dalam susu. 

Ada beberapa jenis protein casein, salah satunya adalah beta-casein. 

Beta-casein terdiri hingga 45% dari total casein.

Beta-casein sendiri memiliki beberapa varian, yaitu A1 dan A2. 


Susu formula yang dikonsumsi anak sebaiknya mengandung protein beta-casein A2, dan beberapa penelitian menunjukkan bahwa susu yang mengandung protein beta-casein A2 sangat aman untuk sistem pencernaan anak. Dan kandungan tersebut saat ini dimiliki oleh Susu A2. 


Susu A2 sangat lengkap dalam kandungannya yaitu selain beta-casein, juga terdapat kandungan seperti DHA, Kolin ataupun Omega 3 & 6 untuk mendukung pertumbuhan perkembangan otak anak. 



Sebagai Ibu kita tidak boleh salah memilih asupan untuk anak-anak. Yang terbaik adalah selektif dan mendukung penuh dalam perkembangan anak.  

Cintai anak kita dengan selalu memberikan yang terbaik. 


Love

Novia


Mengenalkan Manfaat Susu A2

by on Desember 23, 2020
Belum lama ini kami para Mom Blogger mengikuti event online bersama Buumi Playscape via live Instagram, yang mana saat itu di bawakan oleh h...

Saat ini kita sedang dilanda pandemik, khususnya pandemik covid-19. Yang mana kita dituntut untuk selalu menjaga kesehatan, anti imun diri sendiri dan keluarga. 

Sebagai ibu, saya harus bisa menyiapkan segala kebutuhan keluarga yang berhubungan dengan kesehatan. Saya juga harus bisa menyiapkan segala kebutuhan makanan dan minuman sehat agar keluarga terhindar dari virus penyakit. 

Untuk menyediakan itu semua pasti harus memiliki biaya yang cukup dan harus pintar-pintar dalam menyiasatinya. 


Jujur saya tidak punya anggaran khusus untuk kesehatan berupa asuransi. Kami sekeluarga hanya ditopang oleh BPJS kesehatan, itu pun diharuskan karena di unit usaha kami wajib melaporkan asuransi BPJS kesehatan. Tapi buat saya itu sudah cukup ,karena memang kami tidak mengganggarkan jenis asuransi lainnya untuk kesehatan dan berharap tidak ada penyakit serius yang membutuhkan banyak biaya. 


Pengaturan keuangan yang terpenting sekarang menurut saya adalah di asupan keluarga berupa makanan dan minuman sehat. Saya terfokus untuk selalu memberikan mereka asupan terbaik dan bisa menjauhkan mereka dari bibit penyakit. InsyaAllah kalau kita ikhtiar dengan apa yang kita tujukan, keluarga akan terhindar dari penyakit-penyakit yang menyerang. 


pic by google


Tapi memang semenjak pandemik covid 19 saya harus menyiapkan anggaran asupan makanan yang cukup besar untuk keluarga. 

Biasanya dalam satu hari cukup masak satu kali diluar sarapan, bisa cukup memenuhi kebutuhan satu keluarga full sampai malam. Tapi semenjak covid mungkin keseharian saya lebih banyak di dapur. 

Mulai dari menyiapkan sarapan sehat berupa buah segar, jus buah dan sayur serta sarapan berat seperti roti atau lainnya. Setelah itu saya harus lanjut menyiapkan cemilan sehat anak-anak yang biasa dikonsumsi sekitar pukul 10.00

Tidak selesai disitu, kemudian saya harus menyiapkan makan siang nasi dan lauk-pauknya dan lengkap dengan sayuran. Anak-anak selama belajar dirumah, pasti lebih banyak konsumsi makanan agar mereka tidak bosan walaupun hanya dirumah saja. 

Begitu juga dengan sore harinya, minimal cemilan sehat harus tersedia di meja makan supaya anak-anak tidak memikirkan untuk jajan diluar. Dan lanjut ke menu makan malam yang lebih sering berupa mie atau makanan yang tidak terlalu berat. Memang keseluruhan menu tersebut selalu saya sediakan walaupun dengan tidak adanya pandemik covid. Tapi semenjak pandemik covid ini berlangsung, asupan yang saya sediakan biasanya akan lebih mahal karena bahan-bahan yang digunakan harus lebih sehat, dan porsinya harus lebih banyak karena anak-anak tidak ada kegiatan lain diluar ruangan. 


Walaupun hanya dirumah saja, setiap hari saya mengajak anak-anak untuk berjemur, bermain sepedah dihalaman rumah dan melakukan kegiatan lainnya yang bisa dilakukan disekitaran rumah. Itu semua agar bisa menyeimbangkan asupan mereka yang cukup banyak setiap harinya dan mereka tidak menimbun lemak yang suatu saat bisa saja menjadi bibit penyakit. 


Alhamdulillah selama pandemik covid-19 ini, anggaran keuangan untuk keluarga selalu terpenuhi dan anak-anak sehat walafiat tanpa adanya sakit baik itu yang serius atau tidak. Buat saya kesehatan keluarga adalah yang terpenting, dan tidak apa-apa apabila anggaran keuangan melonjak cukup tinggi selama itu untuk memenuhi kebutuhan keluarga saya. 



Untuk saya saat ini, cara mengatur duit cukup simple. Yaitu cukup untuk setiap harinya, dan kebutuhan anak terpenuhi serta kesehatan anak terjamin. 


Love 

Novia





Sudah tamat nonton drakor Start Up?


Kalau aku jujur belum selesai nontonnya, masih stak di episode 9.. kenapa? padahal dramanya sudah selesai lama loh.. Yaa bukan karena gak tertarik untuk melanjutkan nontonnya tapi memang lagi cari-cari waktu yang pas untuk nonton tanpa diganggu. 


Yaaa aku kalau nonton drakor biasanya malam disaat anak-anak sudah tertidur pulas,
apalagi kalau nonton drakor favorit dan dibintangi oleh aktor drakor favorit, wahhh bisa-bisa gak tidur 3 hari untuk menyelesaikan nonton dramanya. Tapi akhir-akhir ini karena memang lagi sedikit sibuk untuk urusan pekerjaan, jadi malam pun belum punya waktu untuk lanjut nonton drakor. 


Start Up drakor yang mengambil nilai perjuangan seorang CEO dalam menjalankan bisnisnya dari awal. Yaaa memang bisnis itu tidak mudah dan tidak ada bisnis yang tidak menggunakan modal. 

Modal yang dimaksud adalah bisa modal berupa materi, pengalaman atau bahkan pengetahuan tentang bisnis yang akan kita jalani. 

Apalagi bisnis start up yang sedang digalakkan saat ini. Ada beberapa UMKM di daerahku yang sudah menyiapkan untuk memulai bisnis start up itu sendiri. Tapi kembali, apakah dia punya modal yang cukup untuk tetap menjalankan bisnis start up nya atau akan mati ditengah jalan karena tidak memiliki modal yang kuat? 


Kembali lagi ke drakor Start Up

Berawal dari kisah sebuah keluarga kecil yang mana anak mengalami perpisahan orang tua didasarkan oleh materi.

Selama kita mau berjuang dan berusaha sebaik mungkin, materi itu akan datang dengan senang hati kepada kita. Tapi prosesnya tidak cepat. 

Disaat sulit seperti itulah biasanya kita sebagai Ibu sedang diuji dalam berumah tangga. Bagi yang tidak sanggup menghadapinya, pasti akan mengajukan perpisahan didalam rumah tangga. Seperti yang dialami di drakor Start Up. 


Ibu dan ayah harus berpisah dan anak pun terbagi dua. Satu ikut ibu yang ingin menikah lagi dengan seseorang yang kaya, dan satu lagi ikut dengan ayahnya yang masih berusaha menjalankan bisnisnya dari awal. 

Sayang nasib anak yang ikut dengan ayahnya tidak seindah seperti saudaranya yang memiliki ayah tiri kaya raya. Dia harus berjuang bersama neneknya dalam menjalankan hidup dan terpaksa kerja paruh waktu agar bisa tetap makan dan menabung untuk memulai bisnisnya. 


Tapi karakter akan terbentuk dengan siapa kita dibesarkan. Bagi kita yang dibesarkan dengan kemanjaan dan berlimang materi pasti setidaknya ada rasa sombong yang melekat pada diri kita, tapi bagi kita yang dibesarkan dengan keluarga pas pas an dan hanya bisa mengandalkan gaji dari kerja paruh waktu pasti akan lebih menghargai apa itu uang dan waktu. 


Saya tertarik dengan Dal Mi nama anak yang dibesarkan oleh neneknya karena sang ayah meninggal disaat bisnis yang akan dijalankan menuju tahap awal. Sayangnya Dal Mi masih sangat kecil ketika ayahnya meninggal, sehingga dia tidak bisa menlajutkan perjuangan sang ayah. 



Tapi seiring waktu yang membuat Dal Mi dewasa, dia tetap terjun ke bisnis Start Up yang dulu hampir dijalankan oleh ayahnya. Proses panjang yang dilalui Dal Mi untuk memulai bisnisnya bisa dibilang cukup menguras tenaga, emosi dan materi. 


Sebagai CEO Dal Mi harus memutar otak untuk mencari investor. Tidak semua orang yang memiliki materi siap untuk menjadi investornya, karena pertimbangan setiap perusahaan itu berbeda dalam segi bisnis. 

Dal Mi juga harus bekerja keras untuk menjalankan bisnisnya dari awal, semua dia lakukan sendiri dengan team agar apa yang sudah dikerjakan dapat membuahkan hasil yang maksimal. 


Sama seperti yang saya alami saat ini, walaupun bisnis itu punya sendiri tapi pekerjaan CEO itu tidak mudah. Semua ada ditangannya untuk kemajuan bisnis. 

Waktu, Tenaga dan Materi sangat banyak dibutuhkan untuk menjalankan bisnis. 

Jadi jangan minta saya untuk cepat melanjutkan cerita tentang Start Up ya.. karena saat ini saya sedang sibuk mengurus pengiriman barang dan bantu-bantu digudang untuk packing barang. 



Kalau nanti waktu saya mulai banyak, saya akan lanjutkan nonton Start Up nya episode 10 yaaa


ZET Express merupakan bisnis yang sedang saya jalani saat ini 


Love

Novia